Laju Peduli

Kafarat Berhubungan Badan di Siang Hari Bulan Puasa: 5 Aturan Penting yang Wajib Diketahui

Kafarat berhubungan badan di siang hari bulan puasa merupakan kewajiban syariat yang dikenakan kepada pasangan suami istri yang dengan sengaja melakukan hubungan badan saat berpuasa Ramadan. Pelanggaran ini tidak hanya membatalkan puasa, tetapi juga mewajibkan kafarat sebagai bentuk penebusan dosa yang berat dan serius dalam Islam.

Masih banyak umat Muslim yang belum memahami secara utuh apa itu kafarat dalam konteks puasa Ramadan, siapa yang wajib menunaikannya, serta bagaimana urutan pelaksanaannya. Artikel ini membahasnya secara lengkap, runtut, dan sesuai tuntunan fikih.

kafarat berhubungan badan di siang hari bulan puasa

Daftar Isi

  1. Pengertian Kafarat Berhubungan Badan di Siang Hari Bulan Puasa

  2. Hukum Berhubungan Badan Saat Puasa Ramadan

  3. Dalil Hadits tentang Kafarat Puasa

  4. Urutan Kafarat Berhubungan Badan di Siang Hari Bulan Puasa

  5. Penjelasan Setiap Bentuk Kafarat

  6. Apakah Kafarat Bisa Dibayar dengan Uang?

  7. Cara Menunaikan Kafarat Melalui Lembaga Amil

  8. Hikmah dan Tujuan Kafarat

  9. Kesimpulan

1️⃣ Pengertian Kafarat Berhubungan Badan di Siang Hari Bulan Puasa

Dalam istilah fikih, kafarat berhubungan badan di siang hari bulan puasa adalah bentuk penebusan dosa yang diwajibkan karena pelanggaran berat terhadap kesucian ibadah puasa Ramadan.

Berbeda dengan pelanggaran puasa lain seperti makan atau minum yang mewajibkan qadha, hubungan badan di siang hari Ramadan memiliki konsekuensi tambahan berupa kafarat. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya pelanggaran tersebut dalam pandangan syariat.

2️⃣ Hukum Berhubungan Badan Saat Puasa Ramadan

Para ulama sepakat bahwa berhubungan badan dengan sengaja di siang hari bulan Ramadan hukumnya haram.

Akibat hukumnya meliputi:

  • Puasa batal

  • Wajib qadha puasa

  • Wajib kafarat

Hukum ini berlaku jika:

  • dilakukan dengan sadar

  • dilakukan dengan sengaja

  • pelaku mengetahui status puasanya

Jika dilakukan karena lupa atau dipaksa, maka hukumnya berbeda dan tidak dikenakan kafarat.

3️⃣ Dalil Hadits tentang Kafarat Puasa

Dasar hukum kafarat berhubungan badan di siang hari bulan puasa berasal dari hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.

Rasulullah ﷺ bersabda kepada seorang sahabat yang mengaku telah berhubungan dengan istrinya di siang hari Ramadan:

“Apakah engkau mampu memerdekakan budak?”
“Tidak.”
“Apakah engkau mampu berpuasa dua bulan berturut-turut?”
“Tidak.”
“Kalau begitu, beri makan enam puluh orang miskin.”

Hadits ini menjadi landasan utama kewajiban kafarat dalam kasus ini. https://mui.or.id

4️⃣ Urutan Kafarat Berhubungan Badan di Siang Hari Bulan Puasa

Kafarat tidak boleh dipilih sesuka hati. Islam menetapkan urutan yang wajib diikuti:

  1. Memerdekakan budak

  2. Puasa dua bulan berturut-turut

  3. Memberi makan 60 orang miskin

Jika seseorang mampu menjalankan poin ke-2, maka tidak boleh langsung lompat ke poin ke-3.

Inilah sebabnya kafarat ini disebut sebagai kafarat paling berat dalam syariat Islam.

5️⃣ Penjelasan Setiap Bentuk Kafarat

🔹 Memerdekakan Budak

Berlaku pada masa Rasulullah ﷺ. Saat ini hampir tidak bisa dilakukan.

🔹 Puasa Dua Bulan Berturut-turut

  • 60 hari tanpa putus

  • Jika terputus tanpa uzur syar’i → harus mengulang dari awal

  • Uzur syar’i: sakit berat, haid, nifas

🔹 Memberi Makan 60 Orang Miskin

Dilakukan jika benar-benar tidak mampu berpuasa dua bulan.

Bentuknya:

  • makanan siap santap

  • atau bahan makanan pokok

6️⃣ Apakah Kafarat Bisa Dibayar dengan Uang?

Secara prinsip, kafarat tidak boleh diganti dengan uang. Namun, uang boleh digunakan sebagai sarana jika:

  • disalurkan untuk makanan fakir miskin

  • dilakukan melalui lembaga amil terpercaya

Artinya, yang dinilai adalah sampainya makanan, bukan nominal uangnya.

7️⃣ Cara Menunaikan Kafarat Melalui Lembaga Amil

Di era modern, menunaikan kafarat melalui lembaga amil menjadi solusi praktis.

Langkahnya:

  1. Tentukan jenis kafarat

  2. Konsultasi dengan amil

  3. Hitung setara 60 porsi makanan

  4. Salurkan dengan niat kafarat

8️⃣ Hikmah dan Tujuan Kafarat

Beberapa hikmah ditetapkannya kafarat:

  • menjaga kesucian Ramadan

  • melatih kontrol hawa nafsu

  • menumbuhkan rasa tanggung jawab ibadah

  • memberi manfaat sosial kepada fakir miskin

Kafarat bukan sekadar hukuman, melainkan jalan taubat yang nyata.

9️⃣ Kesimpulan

Kafarat berhubungan badan di siang hari bulan puasa adalah kewajiban syariat yang sangat serius. Pelanggaran ini tidak cukup ditebus dengan qadha puasa saja, tetapi harus disertai kafarat sesuai urutan yang ditetapkan Rasulullah ﷺ.

Memahami hukum ini membantu umat Islam menjaga kehormatan ibadah puasa dan menjalankan Ramadan dengan penuh kesadaran.

Baca Juga:

Tunaikan Kafarat dengan cara KLIK DI SINI atau klik gambar di bawah ini.

  • Jika Kamu suka dengan artikel ini, silahkan share melalui Media Sosial kamu.
  • Atau Kunjungi www.lajupeduli.org untuk mendapatkan artikel terupdate tentang Palestina
  • Jangan lupa ikuti sosial media kami

    Tinggalkan Komentar

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Scroll to Top