Langkat, Sumatera Utara — Tim Laju Peduli melakukan implementasi program Rescue Care Bencana Banjir Sumatera Utara pada Minggu (30/11/2025) dengan menyalurkan 200 paket makanan siap saji kepada warga terdampak banjir di wilayah Tanjung Pura, Langkat. Penyaluran dilakukan sesaat setelah tim tiba di Bandara Kualanamu, Deli Serdang.
Banjir besar yang melanda Langkat selama beberapa hari terakhir menimbulkan situasi kelaparan akut di sejumlah titik. Warga yang telah terisolasi hingga empat hari dilaporkan terpaksa mengambil makanan dari minimarket atau kendaraan yang membawa bantuan, karena tidak adanya akses pangan maupun logistik resmi yang masuk ke lokasi.

Evakuasi Lambat, Banyak Warga dan Lansia Terjebak di Rumah
Tim Laju Peduli pada laporannya menyebutkan bahwa proses evakuasi warga tertahan akibat minimnya perahu mesin dan kurangnya kesigapan pemerintah daerah dalam merespons kondisi kritis yang terjadi di lapangan. Tingginya arus air di kawasan permukiman turut memperlambat proses penyelamatan.
Menurut informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat, hingga hari keempat pascabanjir masih banyak warga yang terjebak di dalam rumah, termasuk lansia yang dilaporkan meninggal dan belum berhasil dievakuasi. Tim juga menerima laporan adanya pesantren yang dihuni oleh santri yang belum mendapatkan makanan selama tiga hari terakhir, sehingga menjadi fokus perhatian tim kemanusiaan.
Distribusi Makanan Difokuskan di Titik Akhir Banjir
Pada penyaluran hari Minggu, tim bersama mitra lokal dari Yayasan Al Majdi hanya dapat mendistribusikan bantuan di titik kawasan terakhir banjir. Hal ini terjadi karena situasi lapangan yang sangat sulit dikendalikan—warga berkerumun dan berdesakan menunggu bantuan, sementara jalur distribusi menuju titik yang lebih dalam masih terhambat arus air dan keterbatasan armada.
Bantuan yang diberikan berupa paket makanan siap saji berisi nasi, ayam, sayuran, dan air minum. Total penerima manfaat mencapai 200 jiwa.
Kegiatan penyaluran berlangsung sejak pukul 12.00 hingga 17.00 WIB, dipimpin oleh Jabal dan Awang bersama relawan mitra lokal.
Penyaluran Lanjutan pada 1 Desember 2025
Sebagai tindak lanjut dari operasi kemanusiaan ini, Laju Peduli akan kembali melakukan penyaluran pada Senin, 1 Desember 2025, berupa:
Paket sembako
Hygiene kit
Untuk 100 keluarga atau sekitar 400 jiwa
Penyaluran tahap berikutnya diprioritaskan bagi masyarakat yang masih terjebak di rumah. Tim berencana melakukan distribusi menggunakan perahu untuk menjangkau wilayah yang tidak dapat dilewati kendaraan darat.

Kondisi Langkat Masih Darurat
Situasi di Tanjung Pura, Langkat hingga hari ini masih masuk kategori darurat. Kelaparan dan isolasi yang berkepanjangan membuat kebutuhan bantuan pangan, kebersihan, dan evakuasi menjadi sangat mendesak.
Laju Peduli menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penyaluran sampai bantuan menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.
Baca Juga:
- 3 Hal Penting tentang Kafarat Jima Puasa yang Wajib Diketahui
- Donasi Palestina Online: 10 Program Bantuan Untuk Palestina
- Donasi Online 100% Aman dan Transparan
- Apa Itu Fidyah? Panduan Lengkap & Mudah Dipahami
- Banjir dan Longsor Landa Pulau Sumatra, Korban Tewas Naik Menjadi 174 Orang
- Laju Peduli Resmi Melepas Tim Tanggap Darurat untuk Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, dan Semeru
Berikan Bantuan Darurat Untuk Kebancanaan dengan cara KLIK DI SINI atau klik gambar di bawah ini.
- Jika Kamu suka dengan artikel ini, silahkan share melalui Media Sosial kamu.
- Atau Kunjungi www.lajupeduli.org untuk mendapatkan artikel terupdate tentang Palestina
- Jangan lupa ikuti sosial media kami





