50 Hari Menuju Ramadhan: Panduan Lengkap Bayar Fidyah dan Cara Menghitungnya
Menjelang bulan suci, umat Muslim di seluruh dunia mulai melakukan hitung mundur. Saat ini, kita berada di titik 50 hari menuju Ramadhan. Momen ini bukan sekadar angka, melainkan alarm bagi kita untuk segera menuntaskan kewajiban yang masih tertunda dari tahun lalu, terutama mengenai hutang puasa atau fidyah.
Bagi sebagian orang, mengganti puasa dengan berpuasa kembali (Qadha) adalah pilihan utama. Namun, bagi mereka yang memiliki kondisi tertentu secara syar’i, membayar fidyah adalah jalan yang disediakan oleh Allah SWT agar tetap bisa meraih keberkahan.
Apa Itu Fidyah dan Mengapa Harus Segera Ditunaikan?
Secara bahasa, fidyah berasal dari kata “fadaa” yang berarti mengganti atau menebus. Dalam istilah syariat, fidyah adalah denda yang wajib dibayarkan oleh seseorang karena meninggalkan puasa Ramadhan dengan alasan yang dibenarkan agama, dan ia tidak sanggup lagi untuk menggantinya dengan puasa di hari lain.
Mengapa kita harus peduli sekarang, di saat 50 hari menuju Ramadhan? Karena menunda kewajiban hingga masuknya Ramadhan berikutnya tanpa alasan yang sangat mendesak bisa mengakibatkan dosa tambahan. Dengan menuntaskannya sekarang, hati akan merasa jauh lebih tenang saat menyambut malam pertama Tarawih nanti.
Kriteria Orang yang Wajib Membayar Fidyah
Tidak semua orang diperbolehkan membayar fidyah sebagai pengganti puasa. Berikut adalah kategori yang telah ditetapkan oleh para ulama berdasarkan dalil Al-Qur’an dan Hadits:
Orang Tua Renta: Mereka yang sudah lanjut usia dan secara fisik tidak lagi kuat menjalankan ibadah puasa.
Sakit Menahun: Seseorang yang menderita penyakit parah yang menurut keterangan medis kecil kemungkinannya untuk sembuh total dalam waktu dekat.
Ibu Hamil dan Menyusui: Jika sang ibu merasa khawatir akan kesehatan bayinya (misalnya takut kekurangan ASI atau kesehatan janin terganggu), maka ia boleh berbuka dan membayar fidyah (menurut pandangan mayoritas ulama Syafi’iyah, ini juga disertai kewajiban Qadha di kemudian hari).
Hutang Puasa yang Melampaui Tahun: Orang yang sengaja menunda-nunda Qadha puasa tahun lalu hingga bertemu Ramadhan tahun ini, padahal ia mampu melakukannya.
Cara Menghitung Fidyah (Edisi Terbaru 2024/2025)
Banyak yang bertanya, berapa besar fidyah yang harus dibayarkan? Secara umum, ukurannya adalah 1 Mud (sekitar 675 gram atau 0,7 kg) beras untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan. Namun, untuk memudahkan, berikut adalah tabel konversi fidyah jika dikonversi menjadi rupiah berdasarkan standar BAZNAS:
| Jumlah Hutang Puasa | Bahan Pokok (Beras) | Estimasi Rupiah (Per Hari) |
| 1 Hari | 0,7 kg | Rp 45.000 – Rp 60.000* |
| 7 Hari | 4,9 kg | Rp 315.000 – Rp 420.000* |
| 30 Hari (Full) | 21 kg | Rp 1.350.000 – Rp 1.800.000* |
*Nilai rupiah ini biasanya disesuaikan dengan harga satu porsi makanan siap saji yang layak di daerah masing-masing.
Langkah Praktis Menuntaskan Fidyah di 50 Hari Menuju Ramadhan
Agar persiapan Anda lebih maksimal, berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda ikuti:
Audit Hutang Puasa: Cek kembali catatan atau ingat-ingat berapa hari Anda tidak berpuasa tahun lalu.
Pilih Metode Pembayaran: Anda bisa memberikan beras langsung kepada fakir miskin di sekitar rumah, atau melalui lembaga zakat terpercaya agar penyalurannya lebih merata.
Niat yang Tulus: Jangan lupa sertakan niat membayar fidyah dalam hati karena Allah SWT saat menyalurkannya.
Persiapan Spiritual Lainnya
Selain urusan fidyah, momen 50 hari menuju Ramadhan juga waktu yang tepat untuk memperbanyak amalan sunnah. Rasulullah SAW sering memperbanyak puasa sunnah di bulan Sya’ban sebagai “pemanasan” sebelum masuk ke bulan Ramadhan.
Mulailah mengatur jadwal membaca Al-Qur’an dan menjaga shalat lima waktu lebih disiplin. Jika urusan hutang puasa sudah beres, Anda akan memiliki kapasitas mental yang lebih luas untuk mengejar target ibadah lainnya seperti Itikaf dan perburuan malam Lailatul Qadar.
Kesimpulan
Menyambut bulan suci dengan tumpukan kewajiban masa lalu tentu terasa mengganjal. Oleh karena itu, mari manfaatkan sisa waktu 50 hari menuju Ramadhan ini untuk menyelesaikan fidyah Anda. Segerakan niat baik ini sebelum waktu semakin sempit.
Semoga Allah SWT memanjangkan umur kita untuk bisa merasakan kembali sejuknya suasana Ramadhan dalam keadaan suci dan tanpa beban tanggungan ibadah.
Baca Juga:
- Mengenal Fidyah Puasa dan Tujuan Disyariatkannya
- Donasi Palestina Online: 10 Program Bantuan Untuk Palestina
- Donasi Online 100% Aman dan Transparan
- Apa Itu Fidyah? Panduan Lengkap & Mudah Dipahami
Yuk lunasi hutang puasa dengan tunaikan fidyah untuk membantu saudara kita yang membutuhkan. KLIK DI SINI untuk menunaikan fidyah atau klik gambar di bawah ini.
- Jika Kamu suka dengan artikel ini, silahkan share melalui Media Sosial kamu.
- Atau Kunjungi www.lajupeduli.org untuk mendapatkan artikel terupdate tentang Palestina
- Jangan lupa ikuti sosial media kami






